Rabu, 15 April 2015

studi kasus tentang emosi

Keluarga Siti Zaenab Pasrah dan Berharap Bisa Melayat ke Arab Saudi
Zainal Effendi - detikNews



Bangkalan - Meski merasa sedih, pihak keluarga Siti Zaenab TKW asal Bangkalan yang dieksekusi mati, mengaku sudah ikhlas dan berharap bisa melakukan takziyah ke lokasi pemakaman.

"Harapan kami sejak dulu mendapat pengampunan, maaf dari keluarga di sana. Tapi kalau sudah dieksekusi mau bagaimana lagi. Kami ikhlas, semoga khusnul khotimah," kata Halimah, kakak Siti Zaenab saat ditemui detikcom di rumah duka, Desa Mertajasa RT 01 RW 02, Bangkalan, Rabu (15/4/2015).

Halimah mengaku, 2 minggu sebelum adiknya dieksekusi mati sudah bertemu. "Saya dengan anak almarhumah 2 minggu lalu di fasilitasi pemerintah Indonesia untuk bertemu. Tapi dalam pertemuan itu, dari pemerintah Arab Saudi tidak memberitahu rencana eksekusi mati," ungkap Halimah sambil sesenggukan.

Siti Zaenab dipidana atas kasus pembunuhan terhadap istri pengguna jasanya bernama Nourah binti Abdullah Duhem Al Maruba pada tahun 1999. Ia ditahan di Penjara Umum Madinah sejak 5 Oktober 1999. Setelah melalui rangkaian proses hukum, pada 8 Januari 2001, Pengadilan Madinah menjatuhkan vonis hukuman mati qisas kepada Siti Zaenab. Dengan jatuhnya keputusan qisas tersebut, maka pemaafan hanya bisa diberikan oleh ahli waris korban.

Pelaksanaan hukuman mati ditunda untuk menunggu Walid bin Abdullah bin Muhsin Al Ahmadi, putra bungsu korban, mencapai usia akil baligh.

Kemudian pada tahun 2013, setelah dinyatakan akil baligh, Walid bin Abdullah bin Muhsin Al Ahmadi menyampaikan kepada pengadilan perihal penolakannya untuk memberikan pemaafan kepada Siti Zaenab. Dia tetap menuntut Zaenab dihukum mati.

Siti Zaenab dipancung pada Selasa (14/4) pada pukul 10 waktu setempat. Jenazah Zaenab dimakamkan di makam Baqi dan disalatkan di Masjid Nabawi. Pemerintah Indonesia protes karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.


(ze/try)

Menurut  saya,kasus diatas melibatkan emosi yang cocok dengan teori schacter-singer

Teori schacter-singer
Teori ini berpendapat bahwa emosi yang dialami seseorang berasal dari interpretasi terhadap jasmani yang bangkit/siaga (aroused), emosi timbul karena hasil interpretasi  dari keadaan jasmani yang mengalami aroused

Stimulus – perubahan fisiologi bersamaan dengan berfikir
Merasa dan menyadari dalam keadaan emosi

Urutan peristiwa timbulnya emosi menurut teori ini adalah :
1.     Persepsi terhadap situasi yang berpotensi menumbulkan emosi
2.     Keadaan tubuh yang disiagakan (araused) sebagai akibat dari persepsi
3.     Interpretasi dan pelabelan keadaan jasmani sehingga cocok dengan situasi yang dialami

Dalam kasus ini terdapat dua jenis emosi yaitu sedih dan terkejut. Kedua emosi ini muncul secara bersamaan kepada keluarga ibu siti zaenap, muncul nya dua emosi tersebut terkait dengan kabar duka di keluarga ibu siti,sitizaenap yang dihukum mati oleh pemerintah arab saudi karena membunuh majikan nya sendiri di arab saudi dijatuhi hukuman mati pada tahun 1999. Tetapi pihak keluar ibu siti tidak tahukapan hukuman mati tersebut di laksanakan, baru kemaren kabar duka tersebut sampai ke keluarga ibu siti bahwa siti zaenap telah dihukum mati dan keluarga merasa terkejut dan sedih karena pihak keluarga tidak diberitahu terlebih dahulu.

Peroses terjadi nya teori schacter-singer dikasus tersebut:
1.     Stimulus: kabar dari media masa yang mengabari keluarga bahwa siti zaenap telah di hukum pancung.
2.     Perubahan fisiologi dan berfikir:ekspresi wajak berubah,badan sedikit bergetar,mata sedikit mengeluarkan air mata,dan badan menjadi lemas
3.     Emosi: sedih dan terkejut

Keluarga subjek mengalami reaksi terkejut karena mendengarkan kaabr duka tersebut,menyabab kan reaksi fisik dan emosi mulai dari merasa lemas dan sedih,menangis. Emosi tersebut diawali dengan terkejut/kaget karena mendengan kabar tersebut dan dilanjut kan dengan sedih dan di hujutkan kedalam perubahan fisiologi yaitu menangis.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar