Rabu, 22 Oktober 2014

pendalaman biopsikologi

Materi  pengantar biopsikologi dan sel sebagai dasar kehidupan
*   Biopsikologi
Biopsikologi merupakan pendekatan psikologi dari aspek biologi. Manusia pada dasarnya mewarisi sifat-sifat fisik dari orang tuanya, atau juga nenek dan kakeknya secara genetik. Ciri-ciri ini nampak melalui aspek tinggi badan, warna kulit, warna mata, keadaan rambut lurus atau kerinting, ketebalan bibir dan sebagainya. Demikian pula ahli biopsikologi melihat bahawa sifat dan tingkah laku manusia juga mengalami pewarisan daripada induk asal. Sebagai contoh sifat pendiam, talkactive, dominan atau pasif adalah ciri-ciri sifat alamiah manusia dan tidak dipelajari melalui pengalaman.dan Reseptor sensoris motorik berupa sel-sel khusus atau proses sel yang memberikan informasi tentang kondisi didalam dan diluar tubuh kepada susunan saraf pusat. Indera peraba pada kulit adalah indera yang digunakan untuk merasakan sensitivitas temperatur, nyeri, sentuhan, tekanan, getaran, dan propriosepsi. Indera peraba di kulit memiliki reseptor yang tersebar di seluruh tubuh dan terdiri dari struktur yang sederhana.


Ø  Apa itu biopsikologi?.. studi ilmiah tentang biologi tingkah laku(dew story.1941)
Ø  Istilah lain dari biopsikologi adalah psychobioloral, behavioral biology, behavioral neuroscionce
Ø  Pinel(2009) menyebutnya dengan istilah biopsikologi karena menujukan pendekatan biologi pada studi tentang psikologi dan bukan sebaliknya
Ø  Biopsikologi adalah ilmu yang membahas keterkaitan antara aspek biologi dan aspek psikologi yang dalam hal ini,secara khusus bersubjek pada manusia

·     Biologi
Ilmu pengetahuan tentang sesuatu yang hidup termasuk hewan dan tumbuhan, objek kajian biologis tidak hanya terbatas pada hewan serta tumbuhan namun juga manusia
·     Psikologi
Ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia dan peroses mentalnya
·     Sejarah perkembangan biopsikologi
Hingga abab ke 20, biopsikologi masih belum berkembang menjadi salah satu disiplin nourasains studi tentang biopsikologi, mulain berkembang sejak D.O Heb(1949) menerbitkan sebuah buku the organization of behavior. Buku tersebut menyebutkan tentang perkembangan teori dasar dalam menguraikan serta pembahasan tentang perilaku manusia,yaitu bagaimana fenomena komplek seperti, presepsi, emosi, pikiran, serta ingatan yang merupakan hasil pemerosesan informasi di otak.
·     Konsep Nature dan Nuture(lingkungan)
Dipengaruhi: -PERILAKU         -PENGALAMANNYA
-GENETIK
-LINGKUNGAN
                                                                                     Nature dan Nurture
melalui konsep nature (alami/keturunan) vs. nurture (hasil pengaruh lingkungan/belajar). Penelitian John B.Watson (bapak behaviorism) menunjukkan bahwa bayi-bayi keturunan penipu, perampok, pembunuh, dan pelacur dapat tumbuh tanpa sarna sekali menunjukkan perilaku yang mirip dengan orangtuanya apabila diasuh dalam lingkungan yang sarna sekali berbeda dengan lingkungan orangtuanya. Sebaliknya, anak seorang pengusaha yang pintar dan sukses dapat menjadi sangat bodoh dan tumbuh menjadi perampok apabila dibesarkan dalam lingkungan yang buruk. Berlawanan dengan pendapat di atas, para ahli Eropa yang menganut paham ethology menyatakan bahwa perilaku didasarkan pada instinctive behavioryaitu perilaku yang umumnya muncul pada spesies yang saran meskipun tidak ada kesempatan untuk mempelajari perilaku itu terlebih dahulu. Contohnya perilaku menghisap pada bayi. Meskipun pada perkembangannya perilaku instinktif ini kurang banyak dianut orang, tetapi kondisi inilah yang menandai perkembangan awal psikologi.

*  SEL SEBAGAI DASAR KEHIDUPAN

Di kemukakan tentang sel oleh robent huoke melalui sayatan ke ikan gabus
Sel               = unit terkecil kehidupan, tidak dapat dibagi-bagi lagi
Uniseluler = amuba dan flagelata

1.  PENGERTIAN SEL
Sel berasal dari kata Cella yang berarti ruangan berukuran kecil maka sel merupakan unit (kesatuan, zahrah) terkecil dari makhluk hidup yang dapat Melaksanakan kehidupanUnit berarti bagian terkecil dari sesuatu yang dapat berdiri sendiri. Seperti halnya keluarga merupakan unit sosial yang paling kecil dalam kelompok hidup di masyarakat. Keluarga-keluarga akan membentuk desa. Begitu pula sel. Jutaan sel yang berukuran kecil menyusun tubuh makhluk hidup.

Ada pula pengertian sel menurut para ahli:

a.    T. Schwann dan M. Schleiden (1839)
Sel merupakan unit dasar kehidupan dan semua tumbuhan dan hewan dibangun diatas sel-sel.

b.    Robert Brown (1831)
Menemukan adanya inti didalam sel sehingga dapat disimpulkan bahwa inti itu adalah komponen dasar yang selalu ada didalam sel.

c.    H.J Dutrochet (1824)
Sel merupakan suatu bentuk gembungan yang sangat kecil.

d.     J. Purkinye (1840) dan Hugo Von Mohl (1846)
Mengenalkan istilah protoplasma yaitu cairan yang mengisi ruang-ruang yang disebut sel.

e.     R. Virchow (1859)
Sel berasal dari sel yang telah ada sebelumnya (omnis cellula ex cellule) dan jika terjadi pembelahan sel akan menjadi bahan genetis / pewarisan sifat ke generasi berikutnya.



2.  STRUKTUR SEL
Selama tahun 1950an, ilmuwan mengembangkan konsep bahwa semua organisme dapat diklasifikasikan sebagai prokariota atau eukariota. Sel-sel dari semua prokariota dan eukariota memiliki dua fitur dasar: membran plasma dan sitoplasma. Namun, sel-sel prokariota lebih sederhana daripada eukariota. Sebagai contohsel prokariotik tidak memiliki nukleus, sementara sel-sel eukariotik memiliki inti. Sel prokariotik tidak mempunyai sel tubuh internal (organel)sedangkan sel eukariotik memiliki mereka. Contoh prokariota: bakteri dan cyanobacteria (sebelumnya dikenal sebagai ganggang biru-hijau). Contoh eukariota yang protozoa: jamur, tumbuhan, dan hewan.

A.  Prokariotik dan Eukariotik

Ada dua tipe dasar sel, sel prokariotik dansel eukariotik. Perbedaan utama antara sel eukariotik dan prokariotik adalah bahwa sel-sel eukariotik memiliki inti. Inti adalah di mana sel-sel menyimpan DNA mereka, yang merupakan bahan genetik. Inti ini dikelilingi oleh membran. Sel prokariotik tidak memiliki inti. Sebaliknya, DNA mereka mengapung di sekitar di dalam sel.Organisme dengan sel prokariotik disebut prokariota. Semua prokariota adalah organismebersel tunggal. Bakteri dan Archaea adalah satu-satunya prokariota. Organisme dengan sel eukariotik disebut eukariota. Hewan,tumbuhan, jamur, dan protista adalah eukariota. Semua organisme multiseluler adalah eukariota. Eukariota juga mungkin bersel tunggal.Kedua sel prokariotik dan eukariotik memiliki struktur yang sama. Semua sel memiliki membranplasma, ribosom, sitoplasma, dan DNA. Membran plasma, atau membran sel, adalah lapisanfosfolipid yang mengelilingi sel dan melindunginya dari lingkungan luar. Ribosom adalah non-terikat membran organel di mana protein dibuat, proses yang disebut sintesis protein.Sitoplasma adalah semua isi sel di dalam membran sel, tidak termasuk inti.
Perbedaan Sel Prokariot dengan Eukariot

Prokariot
Eukariot
Inti
Materi inti tanpa membran inti dan disebut nukleoid
Materi inti diselubungi membran inti dan disebut nukleus
Struktur DNA
Kromosom sirkular tunggal
Molekul linier yang berasosiasi dengan protein histon.
Sitoplasma
Tanpa organel bermembran kecuali mesosom yang merupakan pelekukan membran plasma
Berisi berbagai organel bermembran, seperti kloroplas, mitokondria, vakuola, RE, badan golgi, dan vesikel
Transport materi
Difusi sederhana
Transport materi secara langsung
Sitoskeleton
Tidak ada
ada
Pembelahan mitosis
Sederhana
Kompleks
Pembelahan meiosis
Tidak ada
ada
Reproduksi
Nonseksual, beberapa dapat berkonjugasi
Nonseksual dan seksual

-       Sel Eukariotik












Sel eukariotik memiliki beberapa kromosom, terdiri dari DNA dan protein. Beberapa spesies eukariotik memiliki hanya beberapa kromosom, yang lain memiliki hampir 100 atau lebih. Kromosom ini dilindungi dalam inti. Selain inti, sel-sel eukariotik mencakup strukturmembran-terikat lain yang disebut organel. Organel memungkinkan sel eukariotik lebih khusus dari sel-sel prokariotik. Sel eukariotik mengandung inti dan berbagai kompartemen khusus lainnya dikelilingi oleh membran, disebut organel. Inti adalah di mana DNA (kromatin) disimpan.

-       Sel prokariotik

Sel prokariotik biasanya lebih kecil dan lebih sederhana daripada seleukariotik. Mereka tidak memiliki inti atau organel membran-terikat lainnya. Pada selprokariotik, DNA, atau bahan genetik, membentuk lingkaran besar tunggal yang melilit padadirinya sendiri. DNA ini terletak di bagian utama dari sel. Prokariota tidak memiliki inti. Sebaliknya, materi genetik mereka terletak di bagian utama dari sel.


-       Membran plasma
Semua prokariota dan sel eukariotik memiliki membran plasma. Membran plasma(juga dikenal sebagai membran sel) adalah permukaan sel terluar, yang memisahkan sel dari lingkungan eksternal. Membran plasma terutama terdiri dari protein dan lipid, terutama fosfolipid. Lipid terjadi dalam dua lapisan (bilayer). Protein tertanam dalam bilayer muncul melayang dalam lipid. Oleh karena membran ini disebut sebagai struktur mosaik cair. Dalam struktur mosaik cair, protein melaksanakan sebagian fungsi membran.
-       Sitoplasma dan organel
Semua prokariota dan sel eukariota juga memiliki sitoplasma (atau sitosol), zat semi cair yang membentuk dasar dari sel. Pada dasarnya, sitoplasma adalah bahan seperti gel tertutup oleh membran plasma. Dalam sitoplasma sel eukariot beberapa badan terikat membran yang disebut organel (“organ kecil”) yang menyediakan fungsi khusus dalam sel.
Salah satu contoh adalah organel retikulum endoplasma (ER). Retikulum endoplasma adalah serangkaian membran membentang di seluruh sitoplasma sel eukariotik.
Organel lainnya adalah badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi). Badan Golgi merupakan serangkaian kantung pipih, biasanya melengkung di tepi. Dalam tubuh Golgi, protein sel dan lipid diproses dan dikemas sebelum dikirim ke tujuan akhir mereka. Untuk mencapai fungsi ini, kantung terluar dari tubuh Golgi seringkali menonjol dan melepaskan diri untuk membentuk penurunan seperti vesikel yang dikenal sebagai vesikel sekretori.

-       inti (nukleus)
Dalam inti adalah dua atau lebih organel padat disebut sebagai nukleoli (bentuk tunggal adalah nukleolus). Dalam nukleolus, submicroscopic partikel dikenal sebagai ribosome dirakit sebelum bagian mereka keluar dari inti ke sitoplasma.
Meskipun sel-sel prokariotik tidak memiliki nukleus, mereka memiliki DNA. DNA ada secara bebas dalam sitoplasma sebagai lingkaran tertutup. Tidak memiliki protein untuk mendukung dan tidak ada membran menutupinya. Bakteri biasanya memiliki kromosom melingkar tunggal dengan sekitar 4.000 gen.
-       Dinding sel
Dinding sel memberikan dukungan dan bantuan sel melawan tekanan mekanik, tetapi mereka tidak solid, sehingga bahan yang mampu melewati lebih mudah. Dinding sel bukan perangkat selektif, seperti membran plasma.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar